Pembalap Ini Yakin Suzuki Punya Amunisi Rahasia

Pembalap Ini Yakin Suzuki Punya Amunisi Rahasia


DOHA – Pembalap Suzuki, Maverick Vinales, optimis timnya dapat tampil lebih baik usai menduduki posisi lima dalam sesi latihan pertama MotoGP 2016. Rider berusia 21 tahun itu menyatakan Suzuki hingga kini masih beradaptasi dengan penggunaan sistem elektronik baru (ECU).
“Kami masih dapat lebih baik karena pengaturan sistem elektronik belum terlalu baik. Saya sempat mengalami masalah dan tidak dapat melaju dengan kecepatan tinggi. Tentu nanti kami akan lebih cepat,” ujar Vinales, seperti dilansir Crash, Jumat (18/3/2016).
Pada sesi latihan pertama musim ini, Vinales duduk di posisi kelima dengan catatan waktu 1 menit 55,847 detik. Hasil manis yang diraih pria asal Spanyol itu sempat menarik perhatian pembalap senior Tim Movistar Yamaha, Valentino Rossi.
The Doctor menilai Vinales merupakan pembalap yang tak boleh dipandang sebelah mata pada musim ini. Namun, Vinales menyatakan tidak ingin memikirkan mengenai pendapat Rossi.
“Tentu saja dia (Rossi) berhasil meraih hasil yang bagus. Namun, kami akan berfokus untuk menyelesaikan tugas, dan saya tidak ingin memikirkan apakah saya dapat lebih cepat dari Valentino,” pungkas Vinales.
(fap)

Berita Rekomenda

Mau Miniatur MotoGP Keren? Klik disini

motogp,auto insurance, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance quotes, auto insurance companies, auto insurance florida, auto insurance quotes online, auto insurance america, auto insurance comparison, auto insurance reviews, auto insurance calculator, auto insurance score, auto insurance ratings, car insurance, compare car insurance, car insurance quote, low cost car insurance, buy car insurance, compare car insurance

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pembalap Ini Yakin Suzuki Punya Amunisi Rahasia"

Post a Comment